Jaman now ini, bentuk buku sudah berevolusi menjadi e-book yang bisa Observer bawa kemana saja. Tentunya jadi lebih praktis untuk dibawa-bawa plus lebih murah. Belum lagi endless possibilities untuk membeli e-book. Contohnya, kalau Observer iseng buka situs buku Amazon.com, harga buku kindle selalu lebih murah dibandingkan buku paperback atau hardcover. Selain itu, bebas ongkos kirim dan bisa langsung dibaca saat itu juga.

 

Walaupun begitu, kalau buat saya, buku itu ada dua fungsi. Ada yang dibaca untuk mengisi waktu luang dengan pikiran setengah kosong, contohnya disaat nunggu antrian dokter, atau buku yang memang dibaca untuk menstimulus selera seni atau merangsang otak buat berpikir sedikit lebih keras. Nah, untuk buku yang pertama, saya jelas memilih membacanya di e-reader karena lebih murah dan lebih praktis untuk dibawa kemana-mana sehingga benar-benar untuk mengisi waktu luang sambil nunggu antrian atau sambil bermacet-macet ria di jalan. Tetapi untuk buku kategori kedua, jelas saya lebih memilih buku konvensional atau disebut juga real book. Membuka sampul buku, memandangi design covernya yang indah serta mencium bau kertas merupakan nikmat tersendiri. Gara-gara design cover yang memiliki beragam, versi, saya sampai memiliki beberapa seri buku Harry Potter lho.

 

Nah, kalau Observer seperti saya, #teamrealbook, maka, salah satu ide yang bisa Observer pakai untuk menggunakan attic room Observer di Cluster Caelus BSD City, adalah sebagai mini library. Buat Observer yang belum familiar dengan Caelus, Caelus ini merupakan cluster perumahan terbaru di kawasan Greenwich Park, BSD City. Sebuah proyek persembahan Sinarmas Land yang mengusung konsep unik. Di Caelus, everyday is holiday karena konsep yang diusung adalah suasana resort di dalam perumahan. Untuk mendukung suasana dan atmosfir liburan di dalamnya, rumah hunian di dalam Caelus didesain minimalis tropical seperti sebuah villa yang dilengkapi dengan special attic room dan sky balcony. Perumahan mewah yang ditawarkan mulai harga Rp. 3M ini memiliki berbagai sarana pendukung suasana liburan di dalamnya, Caelus dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti:

Connectivity Path sepanjang 6KM yang menghubungkan seluruh kawasan Greenwich Park.
1.6 ha thematic pool
• Phi Phi Club for family
• Bora Bora Club for teeneagers
• Barbuda Club for mature people

Nah, berikut adalah 5 ide mini library untuk attic room Observer :

1. Library with a view
Mengoptimalkan kesan teduh, library Observer bisa multifungsikan sekalian dengan tempat bersantai. Apabila Observer membaca di malam hari, bisa sekalian menatap bintang yang berkelap kelip di langit malam.

 

2. Library for one
Bisa juga, Observer ingin membagi attic room observer untuk fungsi lain selain library. Library kecil mungil pun bisa menjadi nyaman dengan sofa duduk yang empuk lho.

 

3. Use Unique Decoration
Gunakan dekorasi yang lain daripada yang lain supaya attic room Observer tidak terlihat membosankan.

 

4. Subtle Library
Apabila Observer memilih untuk tidak mengikuti aturan library, bisa juga buku-buku disusun secara tersebar di attic room Observer. Misalnya, sebagian menjadi kaki meja, sebagian menjadi pengganti lukisan, sebagian mengisi rak terbuka dll.

Sekedar menambahkan, mini library ini juga bermanfaat sebagai tempat menerima tamu lho. Jadi selain bisa sebagai tempat refreshing dan sanctuary Observer, ini juga bisa menjadi tempat hang out yang yahud.

 

 

Referensi:

https://pickmyreader.com/books-vs-ebooks-pros-cons/ – Diakses 10 Agustus 2019
https://freshome.com/home-library-ideas/ – Diakses 11 Agustus 2019
https://www.boredpanda.com/creative-bookshelves-bookcases/?utm_source=google&utm_medium=organic&utm_campaign=organic – Diakses 11 Agustus 2019